Analisis Value Chain Upgrading Komoditas Kakao melalui Strategi Branding dan Diferensiasi Produk di Sabang
Daudy Sukma, Sofia Keumalasari, Azlina, Zahriatul Aini, Aulia Hafizah Nazwa
Оригинальная аннотация
Kakao Sabang memiliki potensi terroir — rasa dan aroma khas — namunproduksi dan luas lahan menurun dalam lima tahun terakhir, dengan mayoritasbiji masih dijual non-fermentasi bernilai rendah. Penelitian kualitatif inimemetakan rantai nilai (value chain analysis atau VCA) dan mengidentifikasi peluang peningkatan nilai (value chain upgrading atau VCU) kakao Sabangmelalui wawancara mendalam terhadap petani, pengumpul, UMKM pengolah,dan Dinas Pertanian Kota Sabang, dilengkapi triangulasi sumber. Hasilmenunjukkan premi harga fermentasi mencapai 200 persen, namun hanyaterealisasi pada jalur petani–UMKM, belum pada jalur pengumpul umum.Ditemukan pola functional upgrading organik berupa UMKM yang berperansebagai pengumpul mutu. Penelitian ini merumuskan strategi branding berbasismarketing mix 7-P dengan perspektif consumer agency, merekomendasikanperluasan insentif fermentasi dan formalisasi Indikasi Geografis sebagaiinstrumen branding jangka panjang.
Идентификаторы
Canonical: https://research.holos.house/w/31aace77-7fd9-4547-8682-2d624720eced
DOI: 10.31235/osf.io/7xgry_v1
OpenAlex: W7215819911