Level Optimal Penggunaan Kulit Biji Kakao (Theobroma cacao L) Dalam Ransum Sapi Peranakan Ongole
Parakkasi, Aminuddin, Pratas, Rachan G, Burhanuddin, Handi, Bakrie, Bachtar
Оригинальная аннотация
Penelitian ini terdiri atas dua unit prcobaan. Percobaan I dilakukan terhadap 20 ekor sapi jantan pwanakan mgde (PO), menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 4 kelompclk ulangan, a&pun peubah yang diamat1 adalah pertambahan bobot badan, konsumi bahan kering ransum, efisiensl penggunaan ransum, protein efisiensi rasio, kadar teobromin plasma, kadar urea plasma &n biaya ransurn. Percobaan II dilakukan terhadap 10 &or sapi jantan PO, rnenggunakan Rancangan Acak Lengkap dqan 5 perlakwn &n 2 dua uhngan, adapun peubahnya rneliputi volume urin, konsurnsi air minum, kecernaan bahan kering ransum, kecernaan bahan organik ranwm dan neraca nitrogen. Analisis data mmggunakan sidik ragam dan yang nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata T&Il clan Polinomiat Orthogonal. Berdasarkan hasil dan pembahasan dad pwcoaan tersebut, maka penggunaan kulit biji kakao yang optimal adalah 3,3 -3,8 pwsen dahm konsetrat, ditandai dengan efisiensi pqgunaan ransum dan protein yang paling tinmi sdangkan biaya ransumnya paling rendah.
Идентификаторы
Canonical: https://research.holos.house/w/ed94b2cb-1941-45d8-ae8f-bcfbf7362154