Каталог исследований Holos Research

Infiltrasi dan Erosi pada Tanah Lempung Berpasir, Penggunaan Lahan Kakao Monokultur = Infiltration and Erosion in Sandy Loam Soils, Land Use of Cocoa Monoculture

2023-01-01цитирований: 0

Palayukan, Yabes Kurniawan

Оригинальная аннотация

Infiltrasi dan erosi merupakan dua proses yang saling berhubungan pada suatu bentang lahan dengan karakteristik tanah, penggunaan lahan dan topografi tertentu. Kami berhipotesis bahwa, tanah berpasir mendorong infiltrasi yang tinggi, sehingga erosi yang dihasilkannya akan rendah, meskipun lahannya dikelola sebagai kakao monokultur dan topografinya berbukit. Penelitian ini bertujuan mempelajari karakteristik infiltrasi pada tanah bertekstur lempung berpasir, dan pengaruhnya terhadap erosi pada perkebunan kakao monokultur di daerah berbukit Luwu Utara. Penelitian ini dilakukan di perkebunan kakao monolkultur di kawasan perbukitan Desa Dandang, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Infiltrasi diukur secara langsung menggunakan infiltrometer ring ganda (double ring infiltrometer) dengan tinggi genangan konstan sistem pipa mariotte, dan secara tidak langsung berdasarkan selisih antara curah hujan dengan aliran permukaan pada plot erosi. Laju infiltrasi dihitung menggunakan persamaan model Kostiakov. Erosi diukur menggunakan plot erosi di masing-masing lokasi terpilih, sejalan dengan pengukuran infiltrasi. Laju infiltrasi pada tanah berpasir ini tergolong sangat cepat, karena tekstur tanah yang didominasi oleh fraksi pasir, berkembang dari bahan induk granitik. Pada lahan berlereng ini, laju infiltrasi sangat cepat, dapat menekan aliran permukaan. Sebanyak 56 % dari total curah hujan yang terinfiltrasi, dan 44 % menjadi aliran permukaan. Adapun erosi yang dihasilkan sangat kecil, yaitu < 20 kg ha-1 (< 2 Mg ha-1 thn-1). Karakterisitik tanah berpasir lebih berpengaruh pada infiltrasi dan erosi daripada kemiringan lereng dan penggunaan lahan kakao monokultur. Laju infiltrasi yang tergolong sangat cepat terutama didikte oleh tekstur tanah yang berpasir, berkembang dari bahan induk granitik. Akibatnya, erosi yang dihasilkannya sangat rendah meski diusahakan dengan pola monokultur. Keywords : Laju infiltrasi, tekstur berpasir, aliran permukaan, tingkat erosi, kakao

Идентификаторы

Canonical: https://research.holos.house/w/f454ba2b-9945-46fb-ad19-c0644ab34405